JANGAN ASAL LOCKDOWN ! KALAU TIDAK PAHAM ?


CARI TAHU PENANGAN LOCKDOWN DI BERBAGAI NEGARA ?


Untuk topik saat ini akan membahas mengenai terkait apa itu Lockdown, dengan melihat makna, tujuan, serta perbedaannya di berbagai negara.

Sobat pasti sudah tahu kan.... kalau penyebaran pandemi virus corona ini sudah menyerang beberapa negara di dunia, dan beberapa negara tersebut telah memutuskan untuk melakukan lockdown.


Negara yang pertama kali melakukan lockdown tentu saja adalah Tiongkok, tepatnya di kota Wuhan tempat pertama kali virus itu muncul. Kemudian saat ini sudah menyebar ke Italia, Filipina, Arab Saudi, Spanyol, dan Prancis.
Tahukah sobat...kalau negara-negara yang tadi disebutkan telah menerapkan kebijakan Lockdown lho...


Nah kata-kata Lockdown ini menjadi populer, sejak pandemi virus corona menyebar luas secara global. Maka dari itu Sahabat Pintar akan memberikan penjelasan kepada sobat agar paham dengan istilah Lockdown.
Simak penjelasan berikut ini yaaa

BACA JUGA :

1.    Pembahasan Makna Lockdown


Lockdown dapat berarti penutupan akses dalam maupun luar. Lockdown menjadi sebuah protokol darurat dan biasanya hanya dapat ditetapkan oleh otoritas pemerintah.
Kata ini juga memiliki artian melindungi orang di dalam fasilitas. Dalam kasus virus corona, negara yang terinfeksi virus corona mengunci akses masuk dan keluar untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih luas.


Usaha ini dilakukan untuk menekan resiko penularan virus corona pada masyarakat di luar wilayah Lockdown. Lockodown ini bersifat temporer dan bisa dicabut sewaktu-waktu, jika kondisi dianggap sudah membaik.

2.    Pembahasan Full Lockdown


Selain lockdown, ada pula istilah Full Lockdown. Full lockdown atau penguncian secara penuh berarti setiap orang harus tinggal ditempat mereka dan tidak boleh masuk atau keluar dari sana, kecuali hanya untuk beberapa hal yang diizinkan.

3.    Pembahasan Tujuan Lockdown


Penerapan Lockdown dianggap penting untuk mengurangi penyebaran wabah yang lebih masif. Dilansir pada kumparan.com, Lockdown yang diterapkan pada tahun 1918 saat Flu Spanyol terbukti berhasil ketika diterapkan cukup awal dan cukup lama.
Lockdown menawarkan hasil yang lebih efekif dalam menekan penyebaran virus corona ketimbang membiarkan orang lain melakukan apa yang mereka mau secara bebas (Free-for-all).

4.    Pembahasan Penerapan Lockdown dibeberapa negara.

a.    Negara Tiongkok.


Negara Tiongkok sebagai negara yang menemukan virus corona dan telah melakukan Lockdown pada setidaknya 16 kota dinegara tersebut. Warga dihimbau untuk tetap berada dirumah masing-masing, kecuali untuk membeli kebutuhan pokok dan mencari perawatan medis.
Di Wuhan, Tiongkok misalnya, Lockdown diterapkan secara total atau full Lockdown. Operasional transportasi dihentikan sepenuhnya, tempat publik ditutup, hingga ada pula anjuran tidak berpergian menggunakan transportasi pribadi.


Warga asing dilarang untuk meninggalkan Provinsi Hubei, kecuali dievakuasi oleh pemerintah dari negara asal. Lockdown di Tiongkok ini juga membatasi pergerakan pribadi penduduk mulai dari pos pemeriksaan di pintu masuk gerbang, hingga batasan keras untuk keluar.

b.    Negara Italia.


Italia, negara dengan kasus corona terbesar diluar Tiongkok juga telah memberlakukan Lockdown secara nasional. Seluruh area publik pun ditutup.
Bahkan, seluruh acara olahraga ditunda. Italia juga memberlakukan pembatasan perjalanan. Warga hanya boleh keluar dari rumah apabila ada kebutuhan mendesak seperti pekerjaan, alasan kesehatan, atau membeli kebutuhan pokok.


Transpotasi umum seperti kereta api dan pesawat masih beroperasi, namun bagi yang berpergian tanpa alasan jelas dapat dikenakan Hukuman Denda. Hanya toko bahan pokok dan apotek yang tetap diizinkan untuk dibuka di Italia.
Apabila tidak menaati aturan selama Lockdown, warga dapat mengahadapi hukuman tiga bulan penjara atau denda.

c.    Negara Filipina.


Filipina menjadi Negara Asia Tenggara yang mengumumkan kebijakan Lockdown ditengah virus corona. Filipina menghentikan semua perjalan domestik, dalam upaya melawan penyebaran virus ini.
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte juga mengumumkan penutupan sekolah, larangan pertemuan yang mengumpulkan banyak orang, dan larangan masuknya orang asing dari negara dengan kasus corona.

d.   Negara Prancis.


Negara Prancis memutuskan untuk melakukan Lockdown dengan menutup area publik termasuk Menara Effel, serta seluruh kafe, restoran, bioskop, dan lokasi sejenis lainnya untuk sementara waktu.
Pemerintah Prancis juga melarang adanya pertemuan yang melibatkan orang dalam jumlah besar, yaitu lebih dari 100. Semua sekolah diliburkan dan perusahaan diminta untuk mengizinkan para karyawannya untuk bekerja dirumah.

Walaupun belum resmi memberlakukan Lockdown, Presiden Jokowi sudah menghimbau agar masyarakat tidak keluar rumah, belajar dirumah, bekerja dirumah, dan beribadah dirumah.
Ingat yah Sobat jangan panik !!! Tetap waspada, selalu jaga kebersihan diri dan lingkungan. 
Semoga bermanfaat informasinya.

BILA SOBAT INGIN MELIHAT DALAM BENTUK ANIMASI VIDEO, BISA CEK LINK BERIKUT YA :


Atau bisa klik dilink berikut ini ya : https://youtu.be/4OScmWs6kPg


Comments